Year: 2016
-
Some Thoughts on Reading Anthony Milner’s Kerajaan
This is a guest post written by one of my friend, Kaif who also attended the book launching at GerakBudaya with slight editing for reading purpose. The only force that brought me to the book launch for Prof. Milner’s second edition of Kerajaan nearly three weeks ago was sheer curiosity. And as always, it didn’t disappoint: the panel discussion which included the author himself was absolutely eye-opening, at least to a complete neophyte of Malaysian politics, history and anthropology. Two weeks and a little more later, I’ve finally finished it and cannot recommend it enough to anyone (Malay or otherwise)…
-
Ulasan Tertangguh Sajak-Sajak Terlarang
Eka Kurniawan, ketika ditanya oleh penyair sedang naik di seberang, Aan Mansyur, mengenai catatan jurnalnya sederhana menjawab: aku lebih ingin membesarkan diriku sebagai pembaca daripada penulis. Menjadi pembaca bagi mas Eka ialah satu eskapisme dan perkenalan. Mengenali dunia yang baharu kita masuki, kemudian masuk ke dunia asing yang lagi satu. Menjadi pembaca itu sendiri pun belum tentu menjadi satu hal yang menghiburkan, bergantung pada bahan yang kita baca dan apa yang dihasratkan oleh kita. Saya sendiri bukanlah pembaca sajak yang baik, jauh sekali untuk menukang satu sajak yang memuaskan. Malahan sering saja saya kecewa pada bacaan kali pertama.
·